Link BeHangat.Com

BeHangat.Com ~ Belajar Algoritma Mulai dari Pengertian, Struktur, Jenis, Istilah, Flowchart, Pseudocode, Bahasa Natural dan Contoh AlgoritmaAssalamu’alaikum Wr.Wb. Jumpa lagi dengan admin BeHangat.Com pada artikel kali ini admin akan menjelaskan tentang Algoritma. Semoga artikel ini berguna bagi kamu yang sedang belajar.

Algoritma itu sangat penting dan harus kamu pelajari agar kamu bisa memahami instruksi logika salah satunya dalam bahasa pemrograman, Di dalam bahasa pemrograman sendiri sangat banyak seperti :

  • Pemrograman Java
  • Pemrograman Pascal
  • Pemrograman C++
  • Pemrograman PHP
  • Pemrograman Visual Basic
  • Pemrograman Python
  • Pemrograman Pearl
  • Pemrograman Assembly
  • Pemrograman C#
  • Pemrograman PHP
  • Pemrograman C
  • Pemrograman JavaScript
  • Pemrograman Objective-C dan masih banyak lagi

Dengan mempelajari algoritma akan membantu kamu untuk mempelajari instruksi bahasa pemrograman, karena salah satu pendekatan untuk memahami instruksi logika bahasa pemrograman adalah belajar algoritmanya terlebih dahulu. Tampa mempelajari algoritma akan sulit sulit sekali di pahami apalagi jika kamu seorang pemula.

BeHangat.Com

Dengan belajar algoritma, maka pikiran kita akan terlatih untuk memahami cara berfikir logika instruksi bahasa pemrograman, sehingga jika algoritma sudah dipahami dengan benar maka kamu tidak akan kesulitan memahami bahasa pemrograman, apapun bahasa pemrogramannya.

Jadi jika kamu ada ketertarikan untuk membuat WEB, GAME atau APLIKASI yang lain, maka kamu harus menguasai bahasa pemrograman. Untuk menguasai bahasa pemrograman apapun nama bahasa pemrogramannya, maka yang harus kamu pelajari adalah Algoritmanya terlebih dahulu.

Pengertian Algoritma

Jika kamu kebetulan baru pertama kali mendengar istilah algoritma, mungkin kamu akan bertanya, apa itu algoritma?

Algoritma adalah urutan langkah-langkah penyelesaian masalah secara sistematis dan logis, langkah-langkah penyelesaian masalah untuk kasus yang dapat diproses secara terkomputerisasi.

Sedangkan menurut wikipedia Algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis.

Kenapa kamu harus belajar algoritma?

Mungkin ada yang bertanya kenapa harus belajar algoritma kenapa tidak langsung saja. Akan admin BeHangat.Com jawab

Jika kamu ingin menguasai bahasa pemrograman, apapun bahasa pemrogramannya, baik itu PHP, C, C#, C++, JAVA, ANDROID, Dll maka salah satu yang harus dipelajari sebelum terjun ke dunia bahasa pemrograman adalah algoritma, dengan mempelajari algoritma maka kamu akan dilatih cara berfikir sorang programmer ketika memecahkan masalah terkomputerisasi.

Walaupun kasus-kasus algoritma pada akhirnya akan mengerucut ke kasus-kasus yang dapat dipecahkan secara terkomputerisasi, namun sebagai pendekatan untuk memahami algoritma, kasus-kasus yang dipelajari akan bermulai dari kasus-kasus dalam kehidupan sehari-hari walaupun kasus tersebut sebenarnya tidak bisa dipecahkan dengan komputer.

Struktur Dasar Algoritma

Struktut Algoritma adalah urutan bagaimana pemrosesan instruksi dalam algoritma dilakukan dan juga bagaimana struktur instruksi algoritma tersebut dibagun.

Struktur dasar algoritma dibagi menjadi 3 bagian sebagai berikut:

1. Runtunan (Sequence)

Sequence atau Runtunan dalam struktur algoritma adalah bahwa instruksi-insturksi dalam algoritma diproses secara beruntun langkah demi langkah dari awal sampai akhir dimulai dari langkah pertama hingga langkah terakhir.

Harus selalu kamu ingat, bahwa Runtunan ini juga berlaku di dalam bahsa pemrograman, ketika instruksi bahasa pemrograman yang kamu tulis di proses oleh komputer, maka komputer akan memproses dan menterjemahkan bahasa pemrograman tersebut secara beruntun dari awal hingga akhir dimulai dari instruksi pada baris pertama hingga baris terakhir.

Dengan struktur runtunan ini, akan menentukan bagaimana insturksi harus ditulis, intruksi mana yang harus didahulukan dan intruksi mana yang harus diakhirkan.

2. Pemilihan (Selection)

Selection dalam struktur algoritma adalah pilihan lebih dari satu. Pada umumnya instruksi algoritma setidaknya akan mengandung pemilihan, atau selection, instruksi ini akan muncul apabila ada kasus yang memiliki 2 atau lebih alternatif penyelesaian.

Contohnya dalam kehidupan sekali-kali, untuk kasus menyalakan komputer. Langkah-langkah cara menyalakan komputer sebenarnya sangat mudah, namun pada prosesnya bisa terjadi 2 atau lebih alternatif penyelesaian.

langkah 1: Colokan kabel listrik,
langkah 2: tekan tombol power pada cashing,
langkah 3: jika setelah power ditekan komputer mati, maka periksa listrik atau periksa kabel dll, jika komputer menyala, lanjutkan ke langkah berikutnya

Ketiga langkah di atas merupakan salah satu bentuk pemilihan atau selection, bahwa pada saat proses menyalakan komputer bisa kemungkinan terjadi 2 kondisi, komputer tatap mati atau hidup, dimana kedua kondisi tersebut akan memiliki alternatif penyelesaian yang berbeda.

Di dalam struktur algoritma pemilihan atau selection tersebut akan kerap sekali ditemukan, sehingga struktur algoritma tidak lepas dari pemilihan atau selection.

3. Pengulangan (Repitition)

Pengulangan atau Repitition dalam struktur algoritma artinya kasus-kasus pemecahan masalah dalam algoritma maupun bahasa pemrograman pada kenyataannya tidak akan lepas dari kasus-kasus yang membutuhkan pengulangan.

Algoritma sendiri untuk mengatasi kasus pengulangan data memiliki intruksi tersendiri, dengan intruksi tersebut pengulangan akan lebih mudah ditulis secara singkat dan praktis dari pada harus di tulis satu-persatu.

Contoh: Dalam kasus di algoritma yang membuat sebuah data harus diulang beberapa kali, misalnya untuk kasus mencetak angka 1 sampai 5.

Penyelesaian pengulangan sebenarnya sangat mudah, bisa saja kita tulis satu persatu misal:”langkah 1: tulis angka 1. langkah 2: tulis angka 2. langkah 3: tulis angka 3 …… langkah 5: tulis angka 5″.

Membuat intruksi pengulangan dengan menuliskannya satu persatu tentunya bukanlah cara praktis, jika hanya 5 baris mungkin saja bisa dibuat secara manual atau ditulis satu-satu, namun bagaimana jika yang harus diulang sebanyak 1.000 (seribu baris misalnya), admin BeHangat.Com yakin kamu akan kerepotan menuliskannya.

Oleh karena itu karena kerap sekali pengulangan ditemukan di kasus-kasus pemecahan masalah terkomputerisasi, maka di algoritma dikenal struktur pengulangan yang akan lebih memudahkan dan mempercepat penulisan proses pengulangan secara praktis dan cepat.

Jenis-jenis bentuk Algoritma

Sebagai pendekatan untuk memahami intruksi bahasa pemrograman, maka algoritma mengenal 3 bentuk yaitu: “Algoritma Bahasa Natural, Algoritma FlowChart dan Algoritma Pseudocode“.

1. Algoritma Bahasa Natural

Algoritma bahasa natural adalah jenis algoritma dimana penulisan langkah-langkah intruksi menggunakan bahasa yang paling dipahami (bahasa inggris, bahasa indonesia) atau bahasa apapun yang paling dipahami.

Algoritma jenis ini merupakan pendekatan awal untuk memahami algoritma, kasus-kasus atau permasalahan yang bisa digunakan untuk dapat dipecahkan menggunakan algoritma bahasa natural tidak harus kasus-kasus yang dapat diselesaikan secara terkomputerisasi.

Algoritma bahasa natural hampir dapat menyelesaikan berbagai kasus, kasus-kasus dalam kehidupan sehari-hari, kasus matematika dan perhitungan dan kasus apapun bisa dipecahkan dengan menggunakan algoritma bahasa natural.

2. Algoritma FlowChart

Algoritma FlowChart merupakan salah satu bentuk penyajian algoritma yang menggunakan bentuk gambar dan simbol yang dapat dibaca dan dipahami secara logis.

Untuk dapat menyajikan pemecahan masalah dalam bentuk algoritma flowchart maka kamu dituntut harus memahami terlebih dahulu simbol-simbol flow chart yang digunakan. seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

3. Algoritma Pseudocode

Algoritma Pesudocode, apa itu algoritma pseudocode ?

Secara sederhana Algoritma Pseudocode adalah penulisan langkah-langkah penyelesaian masalah menggunakan pendekatan instruksi bahasa pemrograman, dengan tujuan agar lebih mudah dipahami ketika instruksi tersebut ditulis atau dikonversi kedalam bahasa pemrograman sebenarnya.

Penulisan algoritma pseudocode sebenarnya tidak mengenal aturan syntax (cara penulisan intruksi/kode) khusus, namun syntax atau instruksi yang digunakan biasanya disesuaikan dengan bahasa pemorgraman yang nanti akan digunakan.

Misalnya jika algoritma nanti akan dikonvesi ke bahasa pemrograman C#, maka instruksi algoritma pseudocode akan menggunakan syntax yang hampir mirip dengan kode bahasa pemrograman C#, begitu juga ketika bahasa pemrograman yang akan digunakan menggunakan bahasa PHP, maka instruksi algoritma peudocode akan menggunakan pendekatan bahasa PHP, begitu juga untuk bahasa pemrograman lainnya.

Aturan Penulisan Algoritma Pseudocode

Berikut ini aturan penulisan algoritma pseudocode dengan pendekatan bahasa pemrograman pascal:

  • Struktur Algoritma pseudocode : Ketika membuat algoritma pseudocode menggunakan pendekatan bahasa pemrograman pascal maka langkah-langkah penulisannya sebagai berikut:
    • Bagian Judul : Judul harus dimulai dengan kata ALGORITMA diikuti dengan nama JUDUL. Aturan penulisan nama judul “Tidak boleh mengandung spasi, spasi dapat diganti dengan karakter _ (underscore)Tidak boleh diawali dengan angka, Tidak boleh menggunakan istilah-istilah yang sudah digunakan sebagai keyword di bahasa pemrograman. Bisa menggunakan huruf besar huruf kecil dan kombinasinya selama tidak menyalahi aturan diatas”.
    • Bagian Deklarasi
      Bagian deklarasi adalah bagian dalam algoritma yang digunakan untuk mendefinisikan jenis-jenis variable yang akan digunakan dalam proses algoritma. bagian ini dimulai dengan tulisan Deklarasi
    • Bagian Deskripsi
      Bagian deskripsi adalah bagian yang berisi proses algoritma, pada bagian ini ditulis proses penyelesaian masalah. pada bagian ini diawali dengan tulisan Deskripsi.
    • Komentar
      Komentar sifatnya opsional boleh dicantumkana atau tidak, komentar isinya untuk memberi penjelasan atau keterangan mengenai instruksi didalam algoritma penulisan komentar bisa diletakan dibaris mana saja didalam struktur algoritma, namun penulisan komentar harus di dalam tanda kurung kurawal {….}
      contoh penulisan komentar:{Ini komentar}
  • Instuksi / Syntax penulisan algoritma psedeocode
    Selain memahami bagian penulisan algoritma di atas juga harus memahami instruksi atau syntax penulisan. Untuk instruksi atau syntax dalam penulisan algoritma pseudocode umumnya akan menyesuaikan dengan pendekatan bahasa pemrograman yang akan digunakan.

    Baca Juga : Cara Menambah Kapasitas Import di PhpMyAdmin Agar Bisa di Import Ukuran Yang Besar.

    Seperti misalnya jika bahasa pemrograman yang akan digunakan untuk mengkonversi algoritma tersebut adalah pascal, maka syntax algoritma pseudocode akan mengandung instruksi dan aturan penulisan yang digunalan dalam bahasa pemrograman pascal. begitu juga ketika menggunakan bahasa pemrograman yang lainnya.

    Berikut beberapa syntax algoritma pseudocode bahasa pemrograman pascal yang sering digunakan untuk memahami algoritma tahap awal.
    • Penulisan variable
      Penulisan variable ada dibagian deklarasi, aturan penulisannya kurang lebih seperti ini: ” var1:var2,var3 : tipe_data
      Untuk tipe_data, ada banyak sekali jenis nama tipe data yang bisa digunakan seperti integer, string, char, byte dll.
    • Masukan (Input)
      Untuk menulis instruksi masukan dari pengguna maka ditulis dengan instruksi: read(variable_masukan)
    • Keluaran (OutPut)
      Untuk mencetak keluaran maka penulisannya adalah sebagai berikut: write(variable_keluaran)
    • Instruksi lainnya menyesuaikan dengan instruksi bahasa pemrograman yang digunakan.

Konsep memahami algoritma?

Untuk lebih mudah memahami algoritma maka anda bisa memahami konsep dasarnya terlebih dahulu, konsep dasar yang banyak dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk memahami algoritma adalah pada kasus menukarkan 2 buah isi gelas.

Jadi ada 2 gelas, gelas A berisi Air Teh dan gelas B berisi Air Kopi. bagaimana langkahnya agar Gelas A isinya menjadi Kopi dan gelas B isinya menjadi air Teh.

Ketika kita dihadapkan pada contoh kasus di atas, otak kita akan mencoba untuk menemukan cara/ logikanya.

berarti kita harus menyediakan 1 gelas Lagi yaitu gelas kosong sebut saja gelas C. dengan adanya gelas kosong tersebut, maka kita bisa menukarkan kedua isi gelas tersebut.

Demikianlah artikel tentang “Belajar Algoritma” yang bisa admin berikan ke pada kamu semua. Jangan lupa untuk Share artikel ini agar semakin banyak orang-orang yang mengetahui dan membaca karena dengan membaca kita jadi tambah tahu.

Jika ada kesalahan kata BaHangat.Com minta maaf. Terimakasih sudah membaca dan sudah mampir di BeHangat.Com sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

BeHangat.Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =