Belajar Sejarah Munculnya Mata Uang

Belajar Sejarah Munculnya Mata Uang

BeHangat.Com ~ Belajar Sejarah Munculnya Mata UangAssalamu’alaikum Wr. Wb. Jumpa lagi dengan admin BeHangat.Com pada artikel kali ini admin akan membahas tentang sejarah mata uang. Semua orang pasti tahu apa itu uang dan fungsi dari uang.

Tapi jika kamu belum tahu pengertian uang akan admin BeHangat.Com jelaskan, Uang adalah alat tukar dalam melakukan transaksi atau alat tukar dalam proses jual beli secara konvensional. Seiring perkembangannya, bentuk uang menjadi bervariasi, walau fungsinya sama.

Menurut ilmu ekonomi tradisional, pengertian uang adalah alat tukar yang dapat diterima secara umum. Keberadaan uang memudahkan kegiatan transaksi baik barang maupun jasa, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.

Perkembangan sejarah uang mengikuti perkembangan sejarah manusia dari masa ke masa. Nilai uang pun berkembang dari fungsi utamanya sebagai alat tukar menjadi alat ukur hingga menjadi pendorong kegiatan ekonomi suatu negara.

Sejarah Mata Uang

Pada mulanya, setiap manusia berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Seiring dengan perkembangan pada masa itu, mereka saling menyadari bahwa apa yang mereka hasilkan tidak cukup dan memerlukan apa yang dihasilkan oleh orang lain. Dari sinilah muncul kegiatan saling tukar satu sama lain antar dua orang yang saling membutuhkan. Kegiatan ini adalah apa yang sekarang di sebut dengan barter atau in nature.

Barter bertahan selama beberapa waktu, hingga muncul ketidak puasan karena sulit untuk menentukan bahwa apakah barang yang akan ditukar bernilai sama. Selain itu, sulit juga untuk menemukan orang yang memiliki barang yang dibutuhkan dan bersedia menukarkannya.

Diketahui uang pertama kali muncul pada abad ke-6 SM (sebelum masehi) oleh Bangsa Lydia, dengan menempa campuran emas dan perak (disebut elektrum) berbentuk seperti kacang polong. Adapun komposisi antara emas dan perak adalah 75:25 dan disebut sebagai ‘stater’ atau ‘standar’.

Sekitar tahun 560 – 546 SM, Croesus menciptakan uang logam untuk digunakan oleh Bangsa Yunani. Dalam sejarah uang, bangsa ini dikenal sebagai pembuat uang logam pertama, karena uang didesain dengan berbagai gambar menarik. Nilai uang pada masa itu ditentukan oleh bahan pembuatnya.

Uang kertas yang kita kenal sekarang diciptakan oleh orang Tiongkok pada abad pertama masehi oleh Dinasti Tang yang saat itu berkuasa. Penciptaan uang kertas ini didasari pada kesulitan yang dihadapi karena pasokan logam mulia (emas dan perak) sebagai bahan baku uang berjumlah terbatas serta sulitnya untuk bertransaksi dalam jumlah besar.

Baca Juga : Maaf Aku Memilih Putus

Tercatat bahwa sebenarnya usaha untuk membuat uang kertas telah beberapa kali dilakukan sebelum itu. Namun gagal karena tidak berhasil menemukan bahan pembuat kertas yang bisa bertahan lama. Baru pada masa Dinasti Tang tersebut uang kertas berhasil diciptakan oleh Ts’ai Lun (Cai Lun) dengan menggunakan kulit kayu murbei.

Jenis Jenis uang

Menurut jenisnya, terdapat tiga jenis uang yaitu uang kartal, uang giral dan uang kuasi.

Jenis Uang Kartal

Uang kartal adalah bentuk uang yang dikeluarkan secara resmi oleh suatu negara. Bentuk uang kartal adalah bentuk uang yang sudah ada sejak sejarah uang pertama mulai muncul dan terus berkembang, yaitu yang terbuat uang logam dan uang kertas.

Uang Logam

Pada zaman dahulu, jenis uang yang berbahan dasar logam ini pernah terbuat dari perak dan emas. Bukannya tanpa alasan, perak dan emas lebih mudah diandalkan sebagai nilai tukar sebagaimana memiliki harga yang tinggi dan cenderung stabil. 

Namun kini, uang logam yang beredar cukup dinilai dari angka yang tertera di permukaannya. Hal ini bertujuan memudahkan proses pertukaran dengan barang yang diperjualbelikan.

Uang kertas

Ciri-ciri dari uang kertas adalah:

  • Berbentuk lembaran kertas, plastik, atau sejenisnya.
  • Terdapat tanggal peresmian penggunaan.
  • Terdapat gambar dan cap yang merepresentasikan suatu negara.
  • Terdapat tanda tangan contohnya “gubernur Bank Indonesia dan menteri keuangan”.
  • Tertera nilai tukar.

Ada beberapa alasan mengapa penggunaan uang kertas lebih efisien dibandingkan jika harus menggunakan uang logam, antara lain:

  • Menghemat penggunaan emas dan perak.
  • Dalam jumlah yang banyak, uang kertas lebih ringan untuk dipindah-pindahkan.
  • Biaya pembuatan yang lebih murah dibandingkan menggunakan logam.
  • Uang kertas lebih mudah dimanfaatkan untuk memenuhi permintaan pencetakan uang sebagaimana lebih mudah dicetak dan lebih cepat diperbanyak.

Jenis uang Giral

Uang giral muncul pada peradaban manusia modern yang mulai mengenal lembaga penyimpanan uang atau bank. Uang giral adalah jumlah uang yang disimpan atas nama seseorang di bank dan dapat diambil sewaktu-waktu. Bentuk uang giral dapat berbentuk giro, cek, dan telegraphic transfer.

Dasar hukum apa yang mendasari terbentuknya uang giral?

  • Terjadi transaksi penyerahan uang kartal di bank,
  • Adanya transaksi penjualan saham perusahaan melalui bank, dan/atau
  • Transaksi penerimaan atau pinjaman (credit) dari bank (loan deposit).

Sejarah uang berkembang dari adanya upaya manusia untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup hingga menjadi alat untuk mengukur status seseorang. Terdapat perbedaan yang signifikan dari sudut pandang manusia pada zaman dulu dengan manusia modern sekarang pada uang.

Dulu, uang hanya dijadikan sebagai media alat tukar untuk mencukupi kebutuhan hidup. Sekarang nilai uang berkembang sebagai sebuah tujuan dan demi status yang menentukan kedudukan seseorang dalam masyarakat.

Perkembangan teknologi juga memunculkan jenis uang baru, yakni uang digital atau lebih kita kenal sebagai e-money (uang elektronik). Aturan baru pun dibentuk untuk mengatur perkembangan yang terjadi ini, terutama pada modal minimal dan proporsi maksimal pemegang saham asing pada perusahaan yang menyediakan uang elektronik.

Jenis Uang Kuasi

Uang kuasi adalah uang yang sengaja disimpan dalam kurun waktu tertentu sehingga selama periode tersebut nasabah tidak dapat menggunakannya sebagai alat pembayaran. Contoh dari uang kuasi, antara lain:

  • Tabungan, terutama menyangkut sejumlah uang dalam rekening yang dijadikan nilai minimal yang mengendap. Nilai uang ini umumnya tertera saat Anda cek saldo di ATM, namun tidak bisa ditarik atau digunakan untuk autodebet.
  • Tabungan valuta asing.
  • Deposito.
  • Deposito dalam bentuk sertifikat.
  • Deposito valuta asing.
  • Rekening giro valuta asing.

Permintaan atas uang kuasi terdampak oleh faktor-faktor yang pada dasarnya dapat meningkatkan minat masyarakat demi meraih keuntungan finansial, seperti:

  • Nilai tukar dolar atas rupiah.
  • Suku bunga simpanan domestik dan internasional.
  • Tingkat pendapatan riil.

Syarat dan Fungsi Uang.

Pertama admin BeHangat.Com akan menjelaskan fungsi dari uang terlebih dagulu. Fungsi uang ada 2 yaitu “Fungsi Asli Uang dan Fungsi Turunan Uang“. berikut ini penjelasan lebih rincinya.

Fungsi Asli Uang

Terdapat tiga fungsi asli uang, yakni sebagai alat tukar, sebagai alat satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai. Uang sebagai alat tukar (medium of change) artinya uang digunakan sebagai alat pertukaran terhadap barang kebutuhan. Ini adalah fungsi utama uang menurut sejarah uang.

Baca Juga : Perbedaan Tumbuhan Monokotil dan Dikotil Yang Harus Diketahui

Uang sebagai alat satuan hitung (a unit of accountmaksudnya adalah uang digunakan sebagai alat untuk mengukur nilai dari suatu barang. Dengan begitu, barang tersebut dapat dinilai dan dibandingkan sesuai dengan kegunaannya. Fungsi asli uang yang ketiga adalah sebagai penyimpan nilai (store of values), yaitu uang dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa kehilangan nilainya.

Fungsi Turunan Uang

Sedangkan fungsi turunan uang muncul karena perkembangan kondisi sosial masyarakat. Adapun nilai turunan dari uang adalah sebagai berikut:

  • Alat pembayaran yang sah, ini diberlakukan karena untuk memudahkan kehidupan masyarakat dalam berkegiatan transaksi. Keabsahan uang sebagai alat pembayaran ini juga ditetapkan atas aturan dari pemerintah setempat.
  • Alat penimbun kekayaan, artinya bahwa uang dapat digunakan untuk mengukur jumlah harta kekayaan seseorang. Selain menyimpan dan mengumpulkan benda, orang cenderung untuk mengumpulkan uang dan menambah jumlah yang dimilikinya.
  • Alat pemindah kekayaan, maksudnya adalah nilai suatu benda dapat dicairkan dalam bentuk uang tanpa mengurangi nilai dari benda tersebut (dijual untuk menghasilkan uang).
  • Standar pencicilan, yaitu uang digunakan sebagai standar dalam proses pencicilan/angsuran.
  • Pendorong kegiatan ekonomi, yakni uang dipakai untuk modal investasi yang dapat menstimulasi perekonomian suatu negara.

Nilai Uang

Nilai uang berdasarkan asalnya :

  • Nilai Nominal Uang yaitu uang dilihat berdasarkan nilai yang tertera pada mata uang (harga uang).
  • Nilai Intrinsik Uang yaitu nilai uang yang dilihat berdasarkan bahan baku pembuat uang.

Nilai uang berdasarkan ukurannya :

  • Nilai Internal Uang yaitu nilai uang berdasarkan kemampuan uang dalam menghasilkan barang dan/atau jasa.
  • Nilai Eksternal Uang merupakan nilai uang yang didasarkan pada nilai tukar mata uang dari suatu negara terhadap negara lainnya.

Baca Juga : Cara memiliki Akun Google Adsense Lebih Dari Satu

Mungkin itu saja yang bisa admin BeHangat.Com sampaikan tentang “Belajar Sejarah Munculnya Mata Uang“. Jangan lupa untuk Share artikel ini agar semakin banyak orang-orang yang mengetahui dan membaca karena dengan membaca kita jadi tambah tahu.

Jika ada kesalahan kata BaHangat.Com minta maaf. Terimakasih sudah membaca dan sudah mampir di BeHangat.Com sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

About the Author: Mas Indra

😇 Bukannya sombong, tpi aku belajar menjaga pandangan mata. 😁Selalu berusaha tersenyum kepada semua orang. ✌ Bicarakanlah kekuranganku jgn kebaikanku. 💓 Aku cinta kamu, iya kamu.

You might like