BeHangat.Com

BeHangat.Com ~ Cara Melaksanakan Sholat DhuhaAssalamu’alaikum Wr.Wb. Jumpa lagi dengan admin BeHangat.Com pada kali ini mari kita belajar bersama tentang Sholat Dhuha. Mungkin untuk muslim dan muslimah sudah pada tahu tentang sholat sunnah Dhuha.

Sholat Dhuha

Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah karena sangat istimewa dengan keutamaan luar biasa . Sholat sunnah dhuha dianjurkan untuk dilakukan oleh orang muslim pada saat waktu dhuha. Sholat Dhuha dikerjakan setelah fajar atau setelah terbitnya matahari sampai datangnya waktu dhuhur.

Waktu Dhuha adalah waktu pada saat matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta mulai dari terbitnya matahari (sekitar pukul 07:00 pagi) sampai waktu dhuhur (Sekitar pukul 12:00 siang).

Awal Waktu Sholat Dhuha ~ Untuk awal waktu sholat dhuha ini dimulai 20 menit setelah Matahari terbit. Ini sesuai dengan keterangan hadis yang diriwayatkan oleh Amr bin Abasah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Kerjakanlah shalat subuh kemudian tinggalkanlah shalat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah Matahari).” (HR. Muslim)

BeHangat.Com

Akhir Waktu Sholat Dhuha ~ Untuk akhir waktu sholat dhuha ini adalah 15 menit sebelum masuk waktu sholat zhuhur. Namun waktu terbaik mengerjakan sholat dhuha adalah di waktu yang akhir atau seperempat siang, yaitu dalam keadaan yang semakin panas. Itu sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Zaid bin Arqam.

Zaid bin Arqam melihat orang-orang mengerjakan shalat dhuha (di awal pagi). Dia berkata, “Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (taat kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’.” (HR. Muslim)

Manfaat Sholat Dhuha yang Perluh Kita Ketahui Agar Kita Ketagihan Sholat Dhuha.

Manfaat sholat Dhuha yang dirasakan oleh orang muslim yang mengerjakannya salah satunya adalah dapat memudahkan rizki. Berikut beberapa manfaat sholat Dhuha.

  • Sholat Dhuha sebagai penghapus dosa. Sesuai dengan sabda Raulullah: “Barang siapa yang mengerjakan sholat Dhuha dan mampu menjaganya setiap waktu, niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya. Sekalipun dosa-dosanya itu banyak seperti buih di lautan.” (HR. Tirmidzi dari Abu Daud Ra)
  • Sholat Dhuha sebagai Wasiat Rasulullah. Dari Abu Hurairah Ra berkata: “Kekasihku Rasulullah saw telah berpesan kepadaku supaya berpuasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat shalat dhuha, dan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Buhkari dan Muslim)
  • Shalat Dhuha dua rakaat sebagai pengganti tasbih, tahmid dan tahlil. Rasulullah bersabda: “Setiap pagi ada kewajiban untuk tiap-tiap persendian bersedekah. Tiap-tiap tasbih itu sedekah, tiap-tiap tahlil sedekah, tiap-tiap tahmid sedekah, tiap-tiap takbir sedekah, tiap-tiap menganjurkan kebaikan sedekah, tiap-tiap mencegah yang mungkar sedekah dan cukup menggantikan semua itu dengan dua rakaat shalat dhuha.” (HR Muslim)
  • Dua rakaat dhuha senilai 360 sedekah. Sesuai dengan hadist Rasulullah: “Dalam tubuh manusia ada 360 ruas tulang ia diharuskan bersedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya: Siapa yang kuat melaksanakan itu wahai Rasulullah ? Beliau bersabda: Dahak yang ada di masjid lalu di tutupnya dengan tanah atau menyingkirkan suatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau sekiranya tidak mampu cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.” (HR Ahmad dan Abu Daud)
  • Sholat Dhuha agar Dicukupkan dan Dipermudah Rezeki. Dalam hadits qudsi, Allah akan mencukupkan rezeki hamba-hamba-Nya yang mengerjakan sholat dhuha secara rutin. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).
  • Termasuk Shalat Awwabin. Diantara keutamaan shalat dhuha yang lain adalah termasuk dalam shalat awwabin, yaitu sholatnya orang-orang yang taat. Rutin mengerjakan shalat dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat. Abu Hurairah ra meriwayatkan hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Tidaklah seseorang menjaga shalat sunnah dhuha melainkan ia adalah awwab (orang yang kembali taat). Sholat dhuha ini adalah shalat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Sholat Dhuha sebenarnya sama seperti shalat sunnah lain, yaitu shalat dua rakaat dengan satu salam. Perbedaan sholat dhuha dari shalat sunnah lainnya terletak pada bacaan niat, doa, dan waktunya.

Shalat sunnah dhuha paling sedikit dikerjakan sebanyak 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Namun sebagian ulama tidak membatasi untuk jumlah rakaat. Ada yang mengatakan bisa lebih banyak lagi hingga waktu dhuha habis.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri kadang mengerjakan sholat dhuha 4 rakaat. Tetapi beliau pernah melaksanakan shalat dhuha hingga 8 rakaat. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berikut:

Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak 8 rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam.” (HR. Abu Dawud)

Rasulullah bersabda:

َمَنْ صَلَّى الضُّحٰى اِثْنَتٰى عَشَرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهُ لَهُ قَصْرًا فِى الْجَنَّةِ

Artinya:Barang siapa yang melakukan sholat Dhuha dua belas rakaat, Allah akan membuatkan baginya istana di surga” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dari hadist diatas dijelaskan bahwa jumlah rakaat sholat Dhuha sebanyak 12 rakaat. Namun rakaat yang berjumlah 12 rakaat tersebut adalah bilangan maksimal dari rakaat sholat dhuha.

12 rakaat ini dalam pengerjaannya bisa dikerjakan dengan setiap 2 rakaat diakhiri salam. Bisa juga dilakukan dengan langsung 4 rakaat dengan adanya tasyahud awal pada rakaat kedua, dan tasyahud akhir pada rakaat keempat kemudian diakhiri salam.

Untuk jumlah rakaat sholat sunnah Dhuha minimal adalah 2 rakaat dan maksimal adalah 12 rakaat.

Niat Sholat Dhuha

Seperti sholat sunnah lainnya, semua diawali dengan niat. Begitu juga ketika mau mengerjakan sholat sunnah Dhuha. Dan semua ulama sepakat bahwa tempat niat dalam sholat adalah hati. Melafadzkan niat bukanlah suatu syarat. Artinya, tidak harus melafalkan niat. Namun dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu diterangkan bahwa menurut jumhur ulama selain madzhab Maliki, hukumnya sunnah dalam rangka membantu hati menghadirkan niat.

Sedangkan dalam madzhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafadzkan niat karena tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Bacaan Arab Niat Sholat dhuha

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin Niat Sholat dhuha : “Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa”.

Artinya : Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata cara sholat Dhuha atau rukun sholat Dhuha sama dengan sholat fardhu atau sh0lat-sholat sunnah 2 rakaat lainnya. Berikut tata cara sholat Dhuha yang terdiri dari 2 rakaat.

Rukun Rakaat Pertama

  • Membaca Niat Sholat Dhuha
  • Membaca Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dari Al Qur’an, diutamakan Surah Asy-Syamsi
  • Melakukan Ruku dengan tumakminah
  • Melakukan Itidal
  • Melakukan Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Melakukan Sujud kedua
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

Rukun Rakaat kedua

  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dari Al Qur’an, diutamakan Surah Ad Dhuha
  • Melakukan Ruku
  • Melakukan Itidal
  • Melakukan Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Melakukan Sujud kedua
  • Duduk Tahiyat akhir
  • Mengucapkan Salam

Seperti yang sudah admin BeHangat.Com jelaskan di atas. Pada intinya tata cara sholat Dhuha atau rukun sholat Dhuha sama dengan tata cara sholat wajib atau rukun sholat wajib 2 rakaat begitu juga bacaan lainnya. Yang membedakan hanya pada niatnya saja.

Untuk bacaan surah setelah membaca surah Al Fatihah para ulama sepakat untuk menganjurkan membaca surah Asy-Syamsi pada rakaat pertama dan surah Ad Dhuha pada rakaat kedua.

Namun ada juga yang berpendapat membaca surah Ad Dhuha pada rakaat pertama dan surah Al Ikhlas pada rakaat ke dua. Walau begitu tidak ada aturan baku untuk membaca surah-surah pendek apa, karena menyesuaikan dengan hafalan bagi yang mengerjakannya.

Doa Sholat Dhuha

Setelah selesai melaksankan sholat Dhuha disunnahkan untuk membaca doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah.

Adapun doa setelah sholat Dhuha adalah sebagai berikut.

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Arab

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Latin

“Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka.”

“Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shalihiin.”

Arti Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu”.

“Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh”

Demikianlah artikel tentang “Cara Melaksanakan Sholat Dhuha” yang bisa admin berikan ke pada kamu semua. Jangan lupa untuk Share artikel ini agar semakin banyak orang-orang yang mengetahui dan membaca karena dengan membaca kita jadi tambah tahu.

Jika ada kesalahan kata BaHangat.Com minta maaf. Terimakasih sudah membaca dan sudah mampir di BeHangat.Com sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

BeHangat.Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − four =