instagram.com/santriwatidotcom ~ Jodoh di Tangan Tuhan atau di Tangan Manusia

BeHangat.Com ~ Jodoh di Tangan Tuhan atau di Tangan Manusia – Assalamu’alaikum Wr. Wb. Jumpa lagi dengan admin BeHangat.Com, kali ini admin membahas tentang masalah JODOH. Yang benar Jodoh di Tangan Tuhan atau di Tangan Manusia? apa kamu bisa menjawabnya.

Membicarakan prihal jodoh tidak lepas membicarakan antara laki-laki dan perempuan dan masalah jodoh, kita tidak tahu apakah jodoh kamu si dia atau ada pihak ke tiga yang bisa merebut hatinya. Pasti sakit, itulah yang di rasakan bagi sebagian orang yang bertepuk sebelah tanggan.

Baca Juga : Cara Melaksanakan Sholat Dhuha

Jodoh yang dinanti rasanya sudah menjadi kegalauan tersendiri bagi generasi usia 20-an yang hingga saat ini masih sendiri. Kegalauan itu makin bertambah seiring tren menanyakan jodoh dan “Kapan nikah?” menjadi template favorit seseorang untuk basa-basi. Padahal tidak tahu jodoh di tangan Tuhan atau di tangan manusia. Manusia hanya bisa berusaha semampunya.

Jodoh bagi setiap orang memang berbeda-beda. Ada yang harus melewati berbagai kisah rumit terlebih dahhulu, ada juga yang sekali kedip langsung klik. Berbicara jodoh yang konon takdir Tuhan, tentu membuat siapa saja harap cemas sembari merayu Tuhan dengan memperbaiki diri. Apakah Tuhan akan mengubah jodoh sesuai keinginan jika kita memperbaiki diri?

Tuhan Menciptakan Makhluk Berpasang-pasangan

Bagi kamu yang kini sedang risau karena persoalan jodoh, kamu tidak perlu terlalu larut dalam kerisauan kamu. Allah telah menyebutkan dalam Surat Ar-Rad yang menjelaskan bahwa Allah menciptakan makhluk secara berpasang-pasangan.

وَهُوَ الَّذِي مَدَّ الْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْهَارًا ۖ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ ۖ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya:

Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Setiap makhluk termasuk manusia telah diciptakan berpasang-pasangan, namun alur cerita dan waktu bertemunya berbeda-beda. Ayat Al-Qur’an tentang pasangan disebutkan berkali-kali yang salah satunya secara spesifik yaitu pada surat An-Nahl ayat 72 berikut ini.

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

Artinya :

Allah menjadikan bagi kalian isteri-isteri dari diri kalian dan menjadikan bagi kalian dari isteri-isteri kalian itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka Mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here