Membuka Aib Orang Lain, Untuk Membuktikan Kamu Lebih Baik

Membuka Aib Orang Lain, Untuk Membuktikan Kamu Lebih Baik

BeHangat.Com ~ Membuka Aib Orang Lain, Untuk Membuktikan Kamu Lebih BaikAssalamu’alaikum Wr. Wb. Jumpa lagi dengan BeHangat.Com pada kali ini mari kita membahas bersama tentang hukum dalam islam tentang orang yang membicarakan aib orang lain.

Aib yaitu perpuatan yang memalukan atau buruk yang harus di tutupi dan tidak perlu di ketahui orang lain.

Kita sebagai manusia selalu di tuntut untuk menjadi baik dan lebih baik lagi. Tapi dikehidupan sehari-hari kita terkadang lupa sering membicarakan aib orang lain untuk bahan bicara atau untuk membuktikan bahwa kita lebih baik dari dia, pernah tidak kamu berbuat begitu?

Membicarakan aib orang lain emang asik, karena kita merasa paling baik, paling bersih dan paling benar. Sekali lagi admin Behangat.Com mau bilang dasar munafik “Maaf” tapi memang itu kenyataannya. Jangan sampai kita jadi terlalu sibuk mengumbar aib orang lain dan lupa untuk bercermin.

Hukum Membuka Aib Orang Lain Menurut Agama Islam

Setiap agama pasti selalu mengajarkan dan memberikan kebaikan pada umatnya, mulai dari hal-hal besar hingga hal-hal kecil sekalipun. Begitu pula dengan islam. Islam yang berpatokan kepada Al-Qur’an dan Hadits juga melarang kita untuk menyakiti hati orang lain dengan lisan kita, karena hukum menyakiti orang lain dalam Islam adalah dilarang dan berdosa.

Bagaimana lisan dapat menyakiti hati seseorang? Misalnya, membuka aib seseorang didepan orang lain atau dimuka umum, itu pun dapat mempermalukan seseorang dan melukai hatinya.

Untuk apa mendapat kebaikan dari manusia, jika dihadapan Allah kebaikan yang kita buat tidak ada harganya, sebab ketidak tahuan kita dalam menjaga hati dan lisan. Sekali lagi janganlah membicarakan aib orang lain, hanya untuk mendapatkan pujian dari orang yang kamu ceritakan.

Jagalah lisan kamu dari perbuatan yang di larang oleh Allah karena hanya mengahbiskan energi dan waktu yang kita miliki. Sekali lagi admin BeHangat.Com berpesan kepada kamu semua:

  • Jangan mencela orang lain, hanya untuk mendapatkan pujian dari manusia lainnya.
  • Jangan selalu mengintai kesalahan-kesalahan orang lain, hanya untuk mengabarkan bahwa kamu telah berhasil menjadi lebih baik darinya.
  • Jangan mencari kesalahan orang lain hanya untuk membenarkan diri sendiri.
  • Jangan membicarakan orang lain dengan terus menJudge kesalahan atau dosa-dosa yang diperbuatnya, hanya untuk mendapat pengakuan baik dari manusia.

Niat mau berbuat baik tapi lisan tidak di jaga dan melukai hati orang lain, untuk apa dapat pengakuan baik dari manusia, bila sebenarnya kebaikan yang kita lakukan telah sia-sia, sebab dikikis oleh dosa kita karena tidak bisa menjaga lisan dengan membicarakan aib orang lain tanpa henti.

Jika kita hanya ingin mencari kebaikan yang di nilai oleh manusia maka kita akan rugi sebab, manusia akan menilai sesuatu itu apa yang di lihat dan di dengarnya saja.

Fokuskan saja diri kita untuk bisa menjadi lebih baik dengan terus berharap mendapatkan penilaian Allah, Karena hanya penilaian Allah yang kita perhitungkan dihati, maka tentu celah untuk mendapat penilaian manusia tidak akan pernah terbuka, dan bersikap buruk dengan mengumbar aib orang lainpun takkan pernah kita lakukan.

Membuka Aib Diri Sendiri Dalam Agama islam

Sebagai orang muslim pasti juga sudah mengetahui larangan untuk membuka aib diri sendiri. Seperti yang di jelasan di oleh oleh Rasulullah, Rasulullah pernah bersabda kepada sahabatnya :

“Seluruh umatku akan diampuni kecuali al-Mujahirun” Lalu sahabat bertanya “Siapa itu Mujahirun, Ya Rasulullah?” Lalu Rasulullah menjawab, “Dia yang berbuat dosa dimalam hari dan Allah SWT . menutup aibnya. Tetapi kemudian pada pagi harinya ia membuka aibnya sendiri.”

Maksud dari sabda Rasulullah diatas adalah, kita terkadang menceritakan aib diri sendiri kepada orang lain secara sengaja dan bahkan ada sebagian orang yang berbangga diri dengan menceritakan aibnya kepada orang lain padahal hal tersebut adalah perbuatan dosa dan hina.

Mungkin sampai disini yang bisa admin BeHangat.Com berikan “Membuka Aib Orang Lain, Untuk Membuktikan Kamu Lebih Baik“. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk share artikel ini agar semakin banyak orang orang yang mengetahui dan membaca karena dengan membaca kita jadi tahu.

Jika ada kesalahan kata BaHangat.Com minta maaf, dan semoga artikel ini berguna, bermanfaat. Terimakasih sudah membaca dan sudah mampir di BeHangat.Com sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

Terima Kasih.. ^_^ Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

About the Author: Mas Indra

😇 Bukannya sombong, tpi aku belajar menjaga pandangan mata. 😁Selalu berusaha tersenyum kepada semua orang. ✌ Bicarakanlah kekuranganku jgn kebaikanku. 💓 Aku cinta kamu, iya kamu.

You might like

24 Comments

  1. Setuju. Fokus pada diri sendiri untuk bisa menjadi lebih baik dihadapan Allah. Karena memang sejatinya pujian dari manusia itu hanya ujian.

  2. ya begitulah umumnya manusia kak. bisa eksis dengan mengumbar aib orang lain. semoga kita semua senantiasa menjadi orang yg selalu mengingat NYA ya..sehingga tdk punya waktu untuk buka2 aib orang karena fokus terus nengingat nama NYA

  3. Pengen untuk tidak ghibah, tapi terkadang kita gak sadar ngomongin aib seseorang, saking asyiknya bahkan sampai lupa diri… Astaghfirulloh…

    Keliatan nya sepele, tapi hukuman nya sangat berat… Semoga kita semua dijauhkan dari perbuatan sia-sia ya Bang Indra, termasuk membuka aib seseorang.. aaamiiin

    Semoga wabah Corona bisa segera berakhir ya… aaamiiin.. stay safe, stay healthy and stay pray

  4. Waduh, enggak baik membuka aib saudara seiman kita. Yang ada kita akan menanggung dosanya. Apalagi kalau cinta bertepuk sebelah tangan, itu bukan dari dia tapi dari Allah yang ingin agar kamu dapat pasangan yang lebih baik dari dia.

  5. Memang lebih mudah menilai orang lain dibandingkan menilai diri sendiri. Maka dari itu, memang lebih baik kita menyibukkan diri untuk memperbaiki diri, supaya tidak punya waktu untuk mencari kesalahan/kekurangan orang lain…

  6. Dengan membaca ini saya semakin takut untuk berbicara. Pengingat diri agar tidak lupa dalam bergaul dan berbicara dengan orang lain. Terima kasih k. Sejenak jadi memikirkan dosa sendiri yang teramat banyak ini

  7. Astaghfirullah, mudah-mudahan saya dan kita semua terhindari dari kebiasaan membuka aib orang lain. Sebab tanpa sadar, suka banget sih karena saking keasyikan ngobrol, jadi tiba-tiba ghibah.

  8. Baca judulnya ngeri ahhh…moga-moga kita gk masuk dalam golongan orang yg suka membuka aib orang lain ya…

  9. saya pribadi kalau lihat orang yang membuka aib malah jadi mawas diri, nih orang jangan2 gk ada saya juga buka aib saya. ya mulutmu harimaumuu

  10. Semoga saya termasuk yang enggak sempat membuka aib orang lain. Banyak hal positif yang bisa saya lakukan, baik sendiri maupun bersama orang-orang di sekitar saya. Terimakasih untuk remindernya 🙂

  11. Nah kemarin juga mendengarkan ceramah Gus Baha tentang jangan menceritakan aib itu, terlebih kpd anak. Karena jika suatu saat si anak melakukan hal atau aib lalu kita memarahinya, si anak akan menjawab kalau meniru kita.

  12. Duuuuh ini artikelnya makjleb sekali
    Jadi pengingat yang baik buat saya, yang kadang masih suka keceplosan ngomongin orang, apalagi kalau lagi kesel sama yang bersangkutan hiks
    Makasi ya kak

  13. Ghibah emang haram. Kecuali beberapa hal yang dibolehkan. Tapi zaman sekarang ghibah bisa jadi industri. Misalnya dijadikan acara TV macam gossip dsb. Semua ini terjadi karena liberasme dan sekulerisasi yang massif. Perlu peran negara untuk memberantas, kalo ga ya kita dosa berjamaah.. ngeriiii..

  14. Aku pernah berada di posisi yang dibukain aib, Mas. Rasanya hancur banget, apalagi yang ngebongkar aib justru orang sudah aku percaya bertahun-tahun. Semoga kita semua terhindar dari sifat buruk ini.

  15. Nah kadang sering nie bertemu orang semacam ini, kayanya ga ada beban cerita aibnya sendiri, pernah aku kasih tau ehh malah dibilang aku memang gini ga pernah nutup2in hadeuhhh kadang ya hidup makin maju negara banyak juga kelakuan aneh2.semoga dijauhkan dehh dari sikap seperti ini . Cerita aib kok bangga sie

  16. Semoga aku gak pernah kayak gini. Aku sih paling gak suka sama orang yang suka bicarain aib orang lain. Kayak dirinya gak ada kurang banget.

Comments are closed.