Menjadi Miliarder Dengan Ternak Bekicot

Menjadi Miliarder Dengan Ternak Bekicot

BeHangat.Com ~ Menjadi Miliarder Dengan Ternak Bekicot – Assalamu’alaikum Wr. Wb. Jumpa lagi dengan BeHangat.Com kali ini admin akan menjelaskan kepada kalian semua bagai mana cara ternak bekicot yang baik dan benar bagi pemula. Mungkin bagi sebagian orang, bekicot adalah hewan berlendir yang menjijikan untuk dikonsumsi.

Tapi ternyata ada juga yang suka mengonsumsi hewan bercangkang yang satu ini, karena dipercaya bermanfaat untuk kesehatan.

Selain bisa untuk dikonsumsi, ternyata daging bekicot ini bisa digunakan sebagai pakan ternak dan juga punya nilai ekonomis yang bagus.

Jenis Bekicot untuk Pakan Ternak

Salah satu jenis bekicot yang bisa dimanfaatkan untuk pakan hewan ternak seperti bebek dan ikan lele, yaitu bekicot Achatina fulica.

Jenis bekicot ini berasal dari kawasan Afrika Timur, namun saat ini sudah banyak ditemukan di Indonesia terutama di Pulau Jawa, tetapi ukurannya cenderung lebih kecil.

Baca Juga : Jamu Herbal Untuk Ayam & Burung Puyuh

Kalau di habitat aslinya, ukurannya bisa mencapai sebesar telapak tangan. Jenis bekicot lainnya yang biasa digunakan untuk pakan bebek yaitu keong mas.

Jenis-jenis Bekicot Konsumsi

Di beberapa negara maju seperti Prancis, Amerika dan beberapa negara Eropa lainnya, bekicot ini sudah mulai dikonsumsi, bahkan masuk sebagai daftar menu di restoran-restoran mewah.

Itu karena bekicot adalah sumber protein hewani yang sangat baik, mengandung asam amino esensial lengkap.

Jenis-jenis bekicot yang biasa dikonsumsi ini antara lain:

  • Helix aspersa (siput Little Gray)
  • Escargot
  • Helix pomatia (siput dari Bourgogne)

Sedangkan di Indonesia sendiri, jenis bekicot yang biasa dikonsumsi adalah tutut atau lebih dikenal dengan keong sawah.

Salah satu Bekicot konsumsi yang menjadi favorit masyarakat Prancis adalah jenis Escargot.

Cara Ternak Bekicot Yang Baik dan Menguntungkan

Kalau Anda penasaran bagaimana cara ternak bekicot yang baik dan menguntungkan? Berikut telah My Simple Tricks siapkan panduan lengkapnya untuk pemula.

Sebelum Anda memulai cara ternak bekicot, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, meliputi:

Tempat atau kandang Bekicot

Meskipun ternak bekicot tidak harus dilakukan pada lahan yang luas, namun beberapa persyaratan seperti suhu dan keteduhan di dalam lingkungan kandang harus selalu diperhatikan.

Baca Juga : Internet Hi-Speed Dari Transvision Super Kencang

Sehingga bekicot dapat berkembang biak dengan maksimal.

Karena di habitat aslinya bekicot senang berada di tempat yang lembab dan teduh, maka lokasi yang cocok untuk dijadikan sebagai kandang adalah pada tanah yang kering, teduh dan juga suhu udaranya berkisar antara 25 hingga 30 derajat celcius.

kandang bekicot yang biasa digunakan untuk budidaya bekicot diantaranya:

Tipe Kandang Kayu

Kandang bekicot yang terbuat dari kayu, dapat dibangun dengan menggunakan dinding dari tripleks, sedangkan untuk rangkanya bisa menggunakan jenis kayu kaso.

Idealnya, ukuran kandang bekicot dari kayu berdimensi Panjang 1 meter, Lebar 1 meter dan Tinggi 1,2 meter.

Pada bagian atas kandang budidaya bekicot, dipasang kawat kasa agar bekicot tidak bisa keluar dari kandang.

Pastikan juga di atas kandang dibuatkan atap agar keadaan di dalam kandang tetap teduh dan terlindung dari sinar matahari secara langsung.

Tipe Kandang Bak (Semen)

Proses dalam pembuatan kandang bekicot bak semen, sebenarnya hampir sama dengan jenis kandang kayu. Yang sangat penting untuk diperhatikan yaitu pada bagian alasnya.

Baca Juga : Belajar Sejarah Munculnya Mata Uang

Untuk memberikan tingkat kelembaban yang baik, alas semen tersebut perlu diberi taburan tanah dan juga cacing untuk menggemburkan tanah dan juga menyerap kotoran dari bekicot.

Ketebalan tanah pada alas bak sebaiknya tidak kurang dari 30 cm, serta pastikan juga zat-zat makanan untuk bekicot selalu tersedia di dalam kandang.

Tipe Kandang Galian Tanah

Kandang budidaya bekicot jenis galian tanah ini memang tidak memerlukan budget besar, cara pembuatannya pun sangat mudah dan sederhana. Berikut beberapa langkahnya:

  1. Lakukan penggalian tanah dengan ukuran Panjang 1 meter, Lebar 1 meter dan Tinggi 1 meter.
  2. Gunakan tipe tanah galian yang agak kering.
  3. Lokasi kandang galian ini sebaiknya dibuat tepat berada dibawah pohon yang rimbun.
  4. Jika dinding tanah galian yang kita buat terlalu basah, bisa di lapisi dengan pasir.
  5. Untuk menjaga agar kondisi kandang tetap gelap, maka dibagian atas bias dibuatkan bedeng atau penutup.

Pada masa panen ternak bekicot dapat dilakukan dengan menggunakan galah untuk mencapit bekicot agar telurnya tidak rusak saat di panen.

Pembibitan Bekicot

Bekicot terdiri dari beragam jenis, dan yang dapat dibudidayakan yaitu jenis Achatina fulica dan Achatina variegata. Kedua jenis bekicot tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Untuk jenis bekicot Achanita fulica memiliki warna bergaris di bagian cangkang atau tempurung yang tidak terlalu mencolok.

Sedangkan untuk jenis bekicot Achatina variegata memiliki garis-garis yang lebih tebal dan berbuku-buku.

Berikut ini merupakan proses pembibitan yang dapat dilakukan dalam beternak bekicot, yaitu:

Pemilihan Bibit Calon Indukan

Jika Anda masih belum memiliki bibit unggulan dalam ternak bekicot, maka Anda bisa mencari bibit calon indukan sendiri.

Anda dapat menggunakan bibit bekicot lokal yang bisa dicari di kebun pisang, kelapa atau daerah semak belukar.

Ciri-ciri bibit untuk ternak bekicot yang baik buat dijadikan indukan yaitu tidak rusak atau cacat dan memiliki berat sekitar 75-100 gram per ekornya.

Proses Reproduksi dan Perkawinan

Dalam cara ternak bekicot, penting juga untuk memperhatikan masa perkawinan hewan bercangkang ini. Bekicot yang sudah siap kawin yaitu yang telah berusia sekitar 6-7 bulan.

Pada masa kawin, biasanya bekicot betina akan mulai menyingkir menuju ke tempat yang lebih aman dan bekicot akan bertelur disembarang tempat.

Jumlah telur yang dihasilkan biasanya lebih dari 50 butir dan bahkan bisa mencapai lebih dari 100 butir per ekornya.

Proses Penetasan

Setelah bekicot indukan selesai bertelur, maka telur-telur tersebut akan menetas setelah usianya cukup.

Proses penetasan telur-telur ini tidak melalui proses pengeraman, tetapi setelah indukan selesai bertelur, maka indukan akan meninggalkan telur-telur tersebut begitu saja. Telur bekicot akan menetas dengan sendirinya secara alami.

Pemeliharaan Anak Bekicot

Pemeliharaan dalam ternak bekicot dapat dilakukan secara terpisah maupun secara massal pada satu kandang/tempat.

Pemeliharaan secara terpisah tentunya lebih baik dilakukan, karena kita dapat mengontrol perkembangan dan pertumbuhan dari anakan bekicot, mulai dari ukuran dan juga usianya.

Dengan begitu, maka kita tidak akan terlalu sulit dalam melakukan pemeliharaan dan juga perawatan hariannya.

Jenis pakan untuk ternak bekicot yang bisa diberikan yaitu sejenis lumut (ganggang), pupu, daun dan juga sedikit kapur.

Setelah anakan bekicot berumur 2-3 bulan, sebaiknya segera dipindahkan ke kandang pembesaran.

Perlu Anda ingat, bahwa tingkat keberhasilan dalam beternak bekicot ini tergantung dari cara pemeliharaan dan juga perawatannya secara teknis selama bekicot diternakan.

Beberapa teknis pemeliharaan dan perawatan dalam cara ternak bekicot, yaitu:

Menjaga Kandang dan Lingkungan agar Tetap Lembab

Bekicot umumnya sangat suka berada di tempat yang lembab, sehingga sangat penting untuk menjaga kelembaban di dalam kandang serta lingkungannya.

Untuk menjaga kelembaban di musim panas, sebaiknya lokasi ternak atau budidaya bekicot disiram setiap hari.

Mempertahankan Kondisi Lingkungan Peternakan

Meskipun bekicot sangat suka dengan kondisi lingkungan yang lembab, namun bukan berarti kondisi tanah harus basah dan becek.

Maka dari itu, pertahankan kelembaban dari kandang dan juga lingkungan peternakan sesuai kreteria yang diinginkan bekicot.

Pemberian Pakan Berkualitas dan Teratur

Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dari ternak bekicot, sebaiknya selalu perhatikan kualitas pakan yang diberikan secara tertatur.

Jenis pakan budidaya bekicot berkualitas yang sangat baik untuk diberikan yaitu terdiri dari dedaunan dan buah-buahan, seperti daun dan buah pepaya, mentimun, terong, sawi dan lain sebagainya.

Masa Panen Bekicot

Masa panen dari ternak bekicot dapat dicapai setelah berumur 5-6 bulan.

Kalau dilihat secara fisik, bekicot yang sudah siap panen memiliki ciri-ciri seperti ukuran cangkang yang sudah sekitar 8-10 cm.

Proses pemanenan dapat dilakukan dengan cara mengumpulkannya di dalam kotak kayu/kardus, lalu cuci semua bekicot sampai bersih dari kotoran dan lumpur yang melekat pada cangkangnya.

Pencucian hewan ternak dilakukan dengan cara menyemprotkan air bersih, setelah selesai di cuci, lalu bekicot dikarantina terlebih dahulu selama 2 hari tanpa diberi makan agar lendir dapat keluar sebanyak mungkin.

Itulah informasi tentang “Menjadi Miliarder Dengan Ternak Bekicot“. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan jangan lupa untuk share artikel ini agar semakin banyak orang orang yang mengetahui dan membaca karena dengan membaca kita jadi tahu.

Jika ada kesalahan kata BaHangat.Com minta maaf, dan semoga artikel ini berguna, bermanfaat. Terimakasih sudah membaca dan sudah mampir di BeHangat.Com sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

Terima Kasih.. ^_^ Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

About the Author: Mas Indra

😇 Bukannya sombong, tpi aku belajar menjaga pandangan mata. 😁Selalu berusaha tersenyum kepada semua orang. ✌ Bicarakanlah kekuranganku jgn kebaikanku. 💓 Aku cinta kamu, iya kamu.

You might like