BeHangat.Com ~ Menurut Alfred Russel Wallace, 6 Zona Persebaran Fauna di DuniaAssalamu’alaikum Wr. Wb. Jumpa lagi dengan BeHangat.Com, kali ini kita akan membahas tentang zona persebaran fauna di dunia menurut alfred russel wallace. Taukah kamu bahwa wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876).

Ada beberapa faktor alam yang mempengaruhi persebaran fauna di dunia yang bersifat menghambat, yaitu faktor-faktor fisik yang berhubungan dengan keadaan di bumi, seperti: Perairan (sungai, danau, laut), daratan (gunung, lembah, jurang, padang pasir dll), dan iklim (suhu, tekanan udara, kelembaban dll).

Baca Juga : Belajar Geografi Tentang Pengertian Kondisi Geografis Permukaan Bumi

Alfred Russel Wallace

Alfred Russel Wallace merupakan seorang penjelajah Indonesia tahun 1854-1862 yang mendokumentasikan karyanya dalam tulisan berjudul The Malay Archipelago yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Kepulauan Nusantara.

Alfred Russel Wallace salah satu ahli biogeografi pada abad ke 18, karya yang paling terkenal adalah zonasi persebaran faunan di permukaan bumi yang terbagi atas enam wilayah. Berikut penjelasannya:

Zona Neotropik

Wilayah persebaran meliputi:

  • Daerah iklim tropik dan iklim sedang
  • Meksiko selatan, Amerika tengah dan Amerika latin

Jenis Fauna di kawasan ini meliputi: kukang, armadilo, kelelawar pengisap darah, siamang, piranha, trenggiling, anaconda, kura-kura galapagos, belut listrik, kera hidung merah, ilama (sejenis unta) di padang pasir Atacama (Peru) dan tapir .

Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti beberapa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here